BEWARA!
You are here: Home >> Berita Sumedang >> Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu di Lapangan Banyak Masalah

Pembebasan Lahan Tol Cisumdawu di Lapangan Banyak Masalah

SUMEDANG, Pembebasan lahan di De­sa Ciherang, Kec. Sume­dang Selatan untuk Jalan Tol Cisumdawu sampai se­karang masih tersisa 51 bi­dang lagi yang belum dibayar. Persoalannya, pemilik lahan tersebut meminta na­ik harga lahan, sementara penentuan harga sudah di­putuskan melalui musya­warah, dan sebagian besar lahan di di Desa Ciherang itu sudah dibayar.

“Luas lahan yang tertunda itu sekitar 5 hektar. Nah kalau kasus di lapangan se­perti itu harus bagaimana. Kami bukannya tidak mem­bantu untuk kelancaran pembebasan jalan tol ter­sebut,” kata Kepala Bagian Pemerintahan Pem­kab Sumedang, Endi Rus­lan, Jumat (30/11), me­nang­gapi pernyataan Men­teri Pekerjaan Umum Djo­ko Kirmanto di Desa Citali Kec. Pamulihan, supaya se­mua pihak termasuk pemilik lahan dan pemerintah desa hingga kabupaten tu­rut membantu terbebasnya lahan untuk kepentingan jalan tol.

“Di lapangan banyak ma­salah dalam proses pembebasan lahan tersebut yang tidak mudah diselesaikan secepatnya, sehingga sampai sekarang pembebasan di Ciherang tersebut tertunda 5 hektar dan sekitar 70 hektar lahan di Ciherang yang harus dibebaskan un­tuk jalan tol,” kata Endi Rus­lan lagi.


Di samping kenaikan har­ga terus terjadi dalam setiap musyawarah pembebasan lahan, karena alasan masayarakat pemilik lahan yang akan digunakan jalan tol, lahan-lahan di sekitar­nya pun terus merangkak naik seiring dengan berja­lannya pembebasan lahan jalan tol tersebut.


“Begitu alasannya para pemilik la­han,” kata salah seorang ke­pala desa di Kec. Sume­dang Utara.

“Mereka kan harus membeli lagi lahan untuk pengganti, nah lahan penggantinya itu pun turut naik,” ka­ta Kades itu.

Untuk pembebasan lahan Seksi II, setelah menunda 5 hektar di Ciherang, kini pembebasan lahan sedang berproses di Desa Sirna­mul­ya dan Girimukti Kec. Sumedang Utara.
“Pembebasan lahan di de­­sa itu sudah dan sedang dibayar oleh pihak proyek,” kata Endi Ruslan.

Selanjutnya untuk Seksi II di Kec. Sumedang Utara ini menyisakan Desa Mar­ga­mukti, Mekarjaya, Jati­mulya dan sebagian Kelu­rahan Situ. Untuk Desa Mar­gamukti, katanya, se­dang diukur dan berlanjut ke proses musya­warah.

“Di Desa Mekarjaya juga warga pemilik lahan sudah mempersiapkan tawaran harga lahan yang sangat tinggi,” kata Kades Mekar­jaya, Dudung Suryana. E-16***

One comment

  1. kira kira berapa harganya pembebasan tanah permeternya,…jangan sampai merugikan rakyat kecil…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top
More in Berita Sumedang (279 of 534 articles)