BEWARA!
You are here: Home >> Berita Sumedang >> Produk Makanan Hasil UMKM Sumedang Laris Manis
Produk Makanan Hasil UMKM Sumedang Laris Manis

Produk Makanan Hasil UMKM Sumedang Laris Manis

SUMEDANG – Sale pisang, opak, emping, keripik pisang, cireng, comet, dan keripik tahu adalah makanan ringan hasil produksi rumah tangga alias Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang laris manis terjual saat lebaran ini.

Produk ini mulai terjual banyak sejak lima hari sebelum lebaran sampai dengan hari ini, Senin (12/8/2013) atau empat hari sesudah lebaran. Produk-produk ini dijual di beberapa toko makanan ringan di Panyingkiran atau di kios-kios pinggir jalan bahkan hingga kios kaki lima di pinggir rumah makan atau restoran. Di supermarket, produk UKM asal Sumedang juga laris manis.

Meilanie, salah satu pengrajin sale Cap Jempol di Panyingkiran mengatakan, penjualannya mencapai dua kali lipat dari hari biasanya. Setiap hari, Meilanie memproduksi sale pisang sebanyak 130 kg atau 4 ton dalam satu bulannya. Jelang dua minggu sebelum bulan puasa, produksinya ditambah 50 persen. Sementara jelang dua minggu sebelum lebaran, produksinya ditambah lagi 100 persen.

“Produksi bertambah dua kali lipat karena memang kebutuhannya juga bertambah,” kata Meilanie.

Melanie mengaku, menjual sale pisang tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan penjualan di Sumedang melainkan memenuhi kebutuhan penjualan di daerah lain. “Sekitar 50 persen merupakan pesanan lagi dari beberapa kota lainnya seperti di Bandung,” kata Meilanie yang secara rutin setiap bulannya menjual sale pisang ke pusat grosir sale pisang terbesar di Sumedang.

Meski laris manis, penjualannya tahun ini masih sedikit dibanding tahun lalu. Tahun lalu, kenaikannya sampai 200 persen. Penyebab penurunan omset saat lebaran adalah semakin banyaknya produk makanan UMKN dijual di berbagai lokasi.

“Sekarang kan, makanan khas satu daerah itu tidak hanya tersedia di daerah itu saja melainkan sudah bisa didapat di daerah lain juga, jadi sudah kesana kemari makanannya,” kata Meilanie.

Meilani juga menjual makanan lainnya yang merupakan hasil produk UMKN dari para pengrajin di Sumedang. Penjualannya memang meningkat menjelang lebaran sekitar 40 persen. Biasanya, makanan ringan ini dibeli selain untuk persediaan makanan lebaran juga untuk mengirim sanak saudara.

Selain sale pisang, makanan ringan Opak juga ikut diburu. Makanan yang terbuat dari beras ketan yang dihaluskan dan ditanak lalu dicetak dan dibakar ini masih menjadi favorit pemudik yang melintas di Sumedang.

“Makanan yang paling laku adalah opak, karena kebetulan saya menyediakan berbagai macam jenis opak dari beberapa pengrajin yang ada di Sumedang,” kata Nurhayati yang berjualan makanan ringan khusus produk UMKM Sumedang di Kios Oleh-Oleh Sumedang.

Sumber: inilahkoran.com/read/detail/2018932/produk-makanan-hasil-umkm-sumedang-laris-manis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Scroll To Top
More in Berita Sumedang (127 of 534 articles)
uang