Beranda / Uncategorized / 𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐔𝐦𝐮𝐦 𝐏𝐞𝐬𝐚𝐧𝐭𝐫𝐞𝐧 𝐌𝐢𝐟𝐭𝐚𝐡𝐮𝐥 𝐇𝐮𝐝𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐇𝐀𝐌𝐈𝐃𝐀 𝐊𝐚𝐥𝐛𝐚𝐫, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐀𝐥𝐮𝐦𝐧𝐢 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐊𝐡𝐢𝐝𝐦𝐚𝐡 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐔𝐦𝐚𝐭

𝐏𝐢𝐦𝐩𝐢𝐧𝐚𝐧 𝐔𝐦𝐮𝐦 𝐏𝐞𝐬𝐚𝐧𝐭𝐫𝐞𝐧 𝐌𝐢𝐟𝐭𝐚𝐡𝐮𝐥 𝐇𝐮𝐝𝐚 𝐇𝐚𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐏𝐞𝐥𝐚𝐧𝐭𝐢𝐤𝐚𝐧 𝐇𝐀𝐌𝐈𝐃𝐀 𝐊𝐚𝐥𝐛𝐚𝐫, 𝐃𝐨𝐫𝐨𝐧𝐠 𝐀𝐥𝐮𝐦𝐧𝐢 𝐏𝐞𝐫𝐤𝐮𝐚𝐭 𝐊𝐡𝐢𝐝𝐦𝐚𝐡 𝐮𝐧𝐭𝐮𝐤 𝐔𝐦𝐚𝐭

Infosumedang.com – Pontianak – Semangat khidmah dan pengabdian alumni Pesantren Miftahul Huda Manonjaya terus diperkuat hingga ke berbagai daerah. Di Bumi Khatulistiwa, kepengurusan Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Himpunan Alumni Miftahul Huda (HAMIDA) Kalimantan Barat bersama DPK HAMIDA Kalimantan Barat I dan DPK HAMIDA Kalimantan Barat II resmi dilantik, Selasa (1/9/2026).

Pelantikan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri langsung Pimpinan Umum Pesantren Miftahul Huda Manonjaya beserta istri. Kehadiran pimpinan pesantren menjadi bentuk dukungan sekaligus penegasan pentingnya peran alumni dalam melanjutkan nilai-nilai kepesantrenan di tengah masyarakat.

Turut hadir jajaran DPP HAMIDA, di antaranya Sekretaris Umum DPP HAMIDA KH. Muhammad Nurdin, Ketua Departemen Hukum dan Advokasi DPP HAMIDA KM. Irpan Huda, S.H., serta KH. Muhammad Syadili selaku Murobby HAMIDA DPW Kalimantan Barat.

Bukan Sekadar Struktur Organisasi

Pelantikan DPW dan DPK HAMIDA di Kalimantan Barat dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat jaringan silaturahmi sekaligus memperluas ruang pengabdian alumni Pesantren Miftahul Huda.

Dalam sambutannya, KH. Muhammad Nurdin menegaskan bahwa pembentukan kepengurusan HAMIDA di daerah tidak boleh berhenti pada aspek administratif dan struktur organisasi.

Menurutnya, HAMIDA harus menjadi wadah bersama bagi alumni untuk meneruskan semangat khidmah, berbagi ilmu, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“HAMIDA harus menjadi rumah bagi seluruh alumni. Wadah untuk berkhidmah, berbagi ilmu, dan menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang pada kalimah thoyyibah,” tegas KH. Muhammad Nurdin.

Ia berharap keberadaan HAMIDA di Kalimantan Barat mampu menjadi perpanjangan semangat pesantren dalam menjaga nilai keislaman, kebangsaan, dan kemasyarakatan.

Perkuat Ukhuwah dan Mua’wanah

Sementara itu, KH. Muhammad Syadili selaku Murobby HAMIDA DPW Kalimantan Barat mengajak jajaran pengurus yang baru dilantik untuk menjadikan organisasi sebagai sarana memperkuat ukhuwah dan mua’wanah.

Menurutnya, kekuatan alumni bukan hanya terletak pada banyaknya anggota, tetapi pada sejauh mana mereka mampu membangun kebersamaan dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Semangat persaudaraan dan saling membantu diharapkan menjadi fondasi utama dalam menjalankan roda organisasi, sehingga HAMIDA tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga mampu mengambil peran dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Pesan Pimpinan Umum: Jaga Nama Baik Pesantren

Di hadapan para pengurus dan alumni, Pimpinan Umum Pesantren Miftahul Huda Manonjaya memberikan pesan khusus agar seluruh alumni senantiasa menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

Alumni juga didorong untuk terus menjaga ketakwaan, memperkuat ukhuwah, serta aktif berkhidmah kepada masyarakat.

“Di manapun alumni berada, bawalah nama baik pesantren. Jangan lupa menjaga nilai ketakwaan dan mengamalkan tri program pesantren, yaitu muttaqin, imamal muttaqin, dan ulamaul ‘amilin,” pesannya.

Ia juga berharap HAMIDA Kalimantan Barat mampu menjadi mitra strategis berbagai pihak, termasuk pemerintah, dalam memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kemaslahatan masyarakat.

Dikukuhkan dengan Pakta Integritas

Rangkaian pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan, penandatanganan pakta integritas, serta doa bersama.

Prosesi tersebut menjadi penanda dimulainya amanah baru bagi jajaran pengurus DPW HAMIDA Kalimantan Barat serta DPK HAMIDA Kalimantan Barat I dan II.

Dengan terbentuknya kepengurusan tersebut, jaringan alumni Pesantren Miftahul Huda di Kalimantan Barat diharapkan semakin solid. Tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, HAMIDA juga diharapkan mampu menjadi ruang pengabdian yang melahirkan berbagai kontribusi nyata bagi umat, masyarakat, bangsa, dan negara.

Semangat tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan cita-cita Pesantren Miftahul Huda, yakni “Mencetak Syahsiyah Thoyyibah untuk Indonesia Maju.”

Tag: