Info Sumedang – Bupati Sumedang menghadiri rapat koordinasi (rakor) bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) serta Gubernur Jawa Barat di Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Rakor tersebut membahas percepatan program perumahan rakyat, termasuk Bedah Rumah dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang akan diluncurkan secara nasional.
Bagi masyarakat Sumedang, program ini membuka peluang besar untuk mendapatkan bantuan perbaikan rumah tidak layak huni.
Bupati Dony menegaskan, pelaksanaan BSPS di Sumedang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar peningkatan kesejahteraan warga secara menyeluruh.
“Program ini bukan sekadar membangun rumah. Masyarakat yang mendapatkan bantuan juga didorong untuk mandiri, bahkan diberikan modal usaha. Layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, BPJS, hingga ketenagakerjaan turut dipastikan terpenuhi,” ujarnya.
Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi warga penerima manfaat di Sumedang.
“Sekali dayung, banyak persoalan terselesaikan. Inilah yang sedang kami dorong di Sumedang,” katanya.
🏠 Siapa yang Berpeluang Mendapat Bantuan?
Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya yang tinggal di rumah tidak layak huni.
Warga Sumedang yang memenuhi kriteria berpeluang mendapatkan bantuan, dengan proses verifikasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah dan pusat.
Ke depan, pemerintah juga akan menghadirkan sistem digital untuk mempermudah pengajuan bantuan.
Gubernur Jawa Barat menyebutkan, masyarakat bahkan bisa mengusulkan langsung melalui aplikasi.
“Siapa pun bisa melaporkan, baik pemilik rumah, tetangga, maupun masyarakat umum. Nanti akan diverifikasi sesuai kriteria,” ujarnya.
💰 Dampak Ekonomi untuk Sumedang
Selain membantu warga, program ini juga berpotensi menggerakkan ekonomi lokal.
Menteri PKP mengungkapkan, pemerintah menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sektor perumahan.
Program ini menyasar pelaku UMKM, kontraktor lokal, hingga toko bahan bangunan.
Dengan bunga rendah sekitar 0,5 persen dan skema tanpa agunan tertentu, program ini dinilai dapat membuka peluang usaha di daerah, termasuk Sumedang.
“Dalam tiga bulan terakhir, penyaluran KUR perumahan sudah mencapai sekitar Rp10 triliun,” ujarnya.
📊 Target Nasional dan Dampaknya ke Daerah
Pemerintah menargetkan peningkatan jumlah rumah yang diperbaiki secara nasional, dari sekitar 45 ribu unit menjadi 400 ribu unit pada tahun ini.
Dengan Jawa Barat sebagai salah satu prioritas, Sumedang berpotensi mendapatkan alokasi program yang cukup besar.
Program Bedah Rumah nasional sendiri dijadwalkan mulai berjalan pada 13 April mendatang.(Dhs)









