Infosumedang.com – Dalam Rangkaian Ulang Tahun ke 31 FK3I Jabar di bandung, Ketua Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Pusat menyampaikan sikap tegas dan seruan kepada seluruh Kader FK3I se- Indonesia agar mendesak Presiden melakukan evaluasi kinerja Menteri kehutanan Raja Juli.
Hal tersebut disampaikan ketua FK3I pusat, Dedi Kurniawan, yang dipandang perlu karena semenjak kepemimpinan beliau tak satupun program yg diagendakan mengarah ke arah perbaikan, bahkan kerap sang menteri tidak banyak memahami isu isu soal kehutanan.
Menurutnya untuk kasus di Jawa Barat, kami melihat Menteri lebih banyak kunjungan tanpa ada solusi nyata, cukup membuka sambutan dan secara teknisnya dijalankan para dirjen.
“Inilah yang mengindikasikan ketidakmampuan dan ketidakcocokan Raja Juli sebagai Menteri Kehutanan” tegasnya.
Kasus rencana perluasan Gheotermal di Kamojang oleh PGE , kasus penyadapan ilegal dimana pengusaha bebas bermain memperbudak masyarakat di TBMK Kareumbi , dan banyak kasus lainnya yg saya liat bukan bidang beliau.
“Dari catatan dasar diatas maka kami meminta Presiden Prabowo segera melakukan evaluasi kinerja di bidang kehutanan yang dipimpin Menteri kehutanan Raja Juli,” lanjut Dedi.
Pihaknya pun meminta Presiden tegas jangan takut kekuatan di balik Menteri Raja Juli karena yang benar akan kita bela dan yang salah akan terbuka kesalahan nya.
Hal ini penting kami sampaikan karena kerusakan kawasan hutan sudah mencapai angka kritis , dan tidak ada upaya apapun dari Menteri kehutanan selain main domino.
“Misalkan datang ke Sumedang, Kabupaten Bandung dan Garut terkait permainan pengusaha getah pinus yang dimonopoli pengusaha dengan memperbudak masyarakat melalui tangan tangan oknum kepala desa dan meninjau rencana pengrusakan kawasan di hutan lindung yang akan jadi tambak” tutupnya.
Ketua Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia ( FK3I ) PUSAT
Dedi Kurniawan / 081394793750











