Beranda / Pemerintahan / Kepala Sekolah Harus Membuat Perubahan di Sekolah

Kepala Sekolah Harus Membuat Perubahan di Sekolah

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menegaskan bahwa setiap kepala sekolah harus mampu menghadirkan perubahan nyata di lingkungan sekolah sebagai bentuk amanah dan tanggung jawab kepemimpinan.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Dony saat penyerahan Surat Keputusan Rotasi Kepala Sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Sumedang Tahun 2025 yang digelar di Gedung Negara, Rabu (24/12/2025).

Pada kesempatan tersebut, dilakukan rotasi terhadap 101 kepala sekolah SD dan 5 kepala sekolah SMP. Rotasi ini menjadi momentum peneguhan amanah sekaligus upaya memastikan pendidikan di Kabupaten Sumedang terus bergerak, bertumbuh, dan memberikan dampak nyata.

“Inilah kepercayaan pemerintah. Bapak dan Ibu harus bersyukur diberikan amanah menjadi kepala sekolah. Di luar gedung ini masih banyak yang mengharapkan menjadi kepala sekolah, menjadi PNS, dan menjadi PPPK penuh waktu,” ujar Dony.

Bupati Dony menyebutkan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan ujian mentalitas kepemimpinan. Seorang pemimpin, kata dia, tidak memilih medan, melainkan mampu menaklukkan tantangan di mana pun ditempatkan.

“Pemimpin sejati itu tidak memilih medan dan tidak memilih tempat. Tetapi menaklukkan medan dan tantangan. Perlihatkan prestasi dan loyalitas. Harus siap di medan apa pun,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Dony meminta para kepala sekolah yang mendapat penugasan baru untuk datang dengan pikiran terbuka dan hati terbuka, serta membawa semangat perubahan nyata.

“Datanglah ke sekolah baru dengan pikiran terbuka dan hati terbuka. Datang memberikan harapan dan perubahan nyata di tempat yang baru,” katanya.

Menurut Bupati Dony, sekolah yang hebat lahir dari kepemimpinan kepala sekolah yang kuat dan berkarakter, serta mampu membangun kolaborasi dengan seluruh warga sekolah.

“Di mana pun berada harus memberikan warna. Sekolah yang hebat lahir dari kepemimpinan kepala sekolah yang kuat, dengan keteladanan dan kolaborasi,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Bupati Dony berpesan agar para kepala sekolah mewujudkan sekolah ramah lingkungan dan ramah anak, serta memastikan tidak ada praktik perundungan di lingkungan sekolah.

“Saya ingin sekolahnya bersih, tamannya ada, sampahnya dipilah. Mulai dari yang tidak menggunakan anggaran terlebih dahulu. Kerja bakti dan gotong royongnya dipraktikkan,” pungkasnya.(Dhs)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *