Beranda / Sosial / KDM Bentuk Tim Investigasi Polemik Wabup Sumedang, Minta Publik Tak Berspekulasi

KDM Bentuk Tim Investigasi Polemik Wabup Sumedang, Minta Publik Tak Berspekulasi

INFOSUMEDANG.COM, SUMEDANG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM membentuk tim investigasi untuk mengusut polemik yang menyeret Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila.

Pembentukan tim tersebut disampaikan KDM pada Jumat (28/8/2026), menyusul mencuatnya informasi mengenai dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan yang disebut melibatkan Wakil Bupati Sumedang dan sekretaris pribadinya berinisial R.

Baca Juga : Dewan Penasehat Hamida Kabupaten Sumedang, Siap Jalankan Amanah 5 Tahun Kedepan Setelah Terpilihnya Menjadi Ketua Harian MUI Sukasari

KDM menegaskan, proses investigasi dilakukan untuk mendapatkan gambaran peristiwa secara objektif. Ia meminta persoalan tersebut tidak disimpulkan berdasarkan opini maupun asumsi yang berkembang di masyarakat.

“Menanggapi berita tentang peristiwa yang dialami oleh Wakil Bupati Sumedang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat hari ini membentuk tim investigasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap Wakil Bupati Sumedang agar peristiwa itu bisa tersaji secara objektif, bukan berdasarkan opini atau asumsi,” ujar KDM, Jumat (28/8).

Menurut KDM, hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar untuk menjelaskan duduk persoalan secara lebih objektif kepada publik.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak, termasuk masyarakat, memberikan kesempatan kepada tim investigasi untuk bekerja dan tidak terlebih dahulu membangun narasi sebelum hasil pemeriksaan disampaikan.

“Untuk itu pada semua pihak mohon bersabar, sebelum hasil investigasi kami sampaikan, tidak dulu memberikan opini atau narasi. Hatur nuhun,” kata KDM.

Informasi Dugaan Peristiwa Beredar

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan informasi mengenai dugaan pelecehan seksual dan penganiayaan yang disebut melibatkan M. Fajar Aldila dan sekretaris pribadinya berinisial R.

Informasi yang beredar menyebut dugaan peristiwa tersebut terjadi di rumah dinas Wakil Bupati Sumedang pada 17 Agustus 2026.

Namun, hingga saat ini informasi tersebut masih menjadi bagian dari polemik yang tengah ditelusuri. Belum ada kesimpulan resmi mengenai kronologi maupun kebenaran seluruh tudingan yang beredar.

Dengan dibentuknya tim investigasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, fakta mengenai peristiwa tersebut diharapkan dapat terungkap secara objektif.

Infosumedang.com akan terus memantau perkembangan kasus ini dan menyajikan informasi berdasarkan keterangan serta sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.(Dhs)