Tanjungsari infosumedang.com – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Alun-Alun Tanjungsari, Minggu (17/8/2025), meninggalkan kesan mendalam. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kecamatan Tanjungsari sukses melaksanakan tugas berkat gotong royong warga yang bahu-membahu mendukung persiapan mereka.
Sebanyak 38 anggota Paskibraka terpilih dari 106 calon siswa yang berasal dari berbagai SMA dan SMK di wilayah Tanjungsari. Penampilan mereka menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah halangan jika dihadapi dengan kebersamaan.
Proses seleksi berlangsung sejak awal Juli dan melibatkan sembilan sekolah menengah. Dari ratusan pendaftar, hanya 38 siswa terbaik yang akhirnya dipercaya mengibarkan Sang Merah Putih pada HUT ke-80 RI.
Minimnya sokongan dana tak mengurangi semangat persiapan. Sejumlah tokoh masyarakat turun tangan membantu. H Umuh Muchtar menyumbang Rp 16 juta sekaligus membuka kediamannya sebagai pusat pelatihan. dr Gery Ghifari memberikan layanan kesehatan gratis serta menyumbang kambing dan dana tambahan. Notaris Wawan turut membantu penyediaan jaket seragam dan konsumsi.
Upacara berlangsung khidmat dengan inspektur upacara Camat Tanjungsari, Agus Beni Triyadie. Acara turut dihadiri Forkopimcam, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
“Peringatan HUT RI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat persatuan,” kata Agus dalam amanatnya.
Euforia kemerdekaan juga dirasakan pedagang kecil di sekitar lokasi upacara. Riki (24), pedagang bakso keliling, mengaku dagangannya lebih cepat habis dibanding hari biasa.
“Alhamdulillah haneuteun. Biasana dugi ka jam 5 sore can seep, ayeuna mah gancang béak,” ujarnya.
Sejumlah sekolah memberikan apresiasi kepada siswa yang terpilih menjadi anggota Paskibraka. Upacara ditutup dengan penampilan marching band dan sesi foto bersama, mengukuhkan semangat kebersamaan masyarakat Tanjungsari pada perayaan kemerdekaan tahun ini.*(Dhs)











