Infosumedang.com – Tahu Sumedang menjadi salah satu oleh-oleh ikonik khas Kabupaten Sumedang yang terkenal di seluruh Indonesia. Warga setempat menjadikan kuliner sederhana berbahan dasar kedelai ini bukan sekadar camilan, melainkan simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Sumedang.
Kisah Ong Kino: Perintis Legendaris Tahu Sumedang
Sejarah Tahu Sumedang dimulai ketika perantau Tionghoa bernama Ong Kino tiba di Jawa Barat pada awal abad ke-20. Ia menetap di Sumedang dan membawa resep keluarga untuk membuat tahu. Selain itu, keunikan Tahu Sumedang muncul karena resep tradisional Tiongkok itu bertemu dengan air dan tanah Sumedang, sehingga menghasilkan tahu goreng dengan tekstur dan cita rasa unik.
Pada tahun 1917, Ong Kino memulai usaha kecil bernama Tahu Bungkeng. Ciri khasnya adalah tahu goreng berwarna kecokelatan, renyah di luar, dan lembut serta gurih di dalam. Sejak saat itu, masyarakat mulai mengenal Tahu Sumedang secara luas.
Sheilla dan Ardiansyah Terpilih Menjadi Mojang Jajaka Sumedang 2025
Dari Warung Kecil Menjadi Identitas Budaya
Keunikan rasa dan teksturnya membuat Tahu Sumedang cepat populer. Usaha keluarga yang dimulai dari warung kecil di pusat kota ini terus berkembang dan diteruskan ke generasi berikutnya. Kini, wisatawan menjadikan Tahu Bungkeng sebagai destinasi kuliner favorit.
Bagi warga Sumedang, tahu ini lebih dari sekadar makanan. Bahkan, banyak perajin tahu membuka usaha, sehingga masyarakat menjuluki Sumedang sebagai “Kota Tahu”. Pemerintah daerah pun aktif menjadikan tahu sebagai ikon dalam festival dan promosi pariwisata.
Evolusi dan Varian Tahu Sumedang di Era Modern
Saat ini, pedagang tidak hanya menjual Tahu Sumedang di pasar tradisional. Banyak varian modern bermunculan, mulai dari tahu kemasan praktis hingga kreasi olahan seperti baso tahu, sop tahu, dan tahu crispy.
Meskipun varian baru terus bermunculan, warga tetap mengutamakan cita rasa autentik Tahu Sumedang. Gurih, renyah di luar, dan lembut di dalam—itulah ciri khas yang mempesona banyak orang selama puluhan tahun.
Penutup: Warisan Rasa yang Abadi
Sejarah Tahu Sumedang membuktikan bahwa hidangan sederhana bisa menjadi identitas budaya. Berkat perjuangan Ong Kino, warga kini menikmati Tahu Sumedang sebagai warisan kuliner kebanggaan Sumedang yang dikenal dari Sabang hingga Merauke.
👉 Jadi, ketika berkunjung ke tanah Pasundan, jangan lupa mencicipi dan membawa pulang Tahu Sumedang asli!











