SUMEDANG – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ketiga Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Provinsi Jawa Barat yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026).
Wabup Fajar menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah Sumedang terus membuka ruang kolaborasi bagi komunitas dan organisasi yang berikhtiar memajukan lingkungan, khususnya dalam menangani masalah sosial dan kesehatan.
Baca Juga : Fenomena BSPS Nasional: Material Tak Sesuai Spek dan Biaya Tersembunyi di Berbagai Daerah
“Khususnya bagi komunitas, organisasi yang berikhtiar untuk memajukan lingkungan. Masalah sosial, kesehatan, apapun itu saling berkolaborasi,” kata Fajar.
Fajar berharap Bapera menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah, tidak hanya di Kabupaten Sumedang tetapi di seluruh provinsi di Indonesia, agar dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.
Menurutnya, permasalahan yang menghadang saat ini adalah banyak pemuda yang terjebak pinjaman online (pinjol), judi online (judol), dan hal negatif lainnya yang terakses melalui media digital. Pemkab Sumedang telah berikhtiar melalui Diskominfosanditik dan Kementerian Komdigi untuk memblokir akun-akun media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.
“Karena rata-rata anak di bawah 16 tahun pikirannya belum stabil,” ujarnya.
Rakerda ini diikuti oleh DPD Bapera se-Jawa Barat dan dihadiri Ketua DPD Bapera Jawa Barat Raden Andreas Nandiwardhana, Ketua DPD Bapera Sumedang Sidik Jafar, serta jajaran pengurus Bapera.(Dhs)











