InfoSumedang.com | Tanjungsari — Festival Putra Pajajaran hadir meramaikan libur Natal dan Tahun Baru di Alun-Alun Tanjungsari, tepat di depan Kantor Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini menjadi hiburan rakyat yang menyasar warga Tanjungsari dan sekitarnya.
Festival tersebut menawarkan berbagai wahana permainan dan hiburan keluarga yang dapat dinikmati semua kalangan. Konsep hiburan yang diusung dinilai ramah di kantong dan cocok untuk mengisi waktu libur akhir tahun.

Ketua owner Festival Putra Pajajaran, Ibu Dini, mengatakan kegiatan ini bertujuan menghadirkan hiburan yang aman dan menyenangkan bagi masyarakat. Festival ini diharapkan dapat menjadi ruang kebahagiaan bersama selama momen libur Natal dan Tahun Baru.
“Mudah-mudahan Festival Putra Pajajaran ini bisa menghibur semuanya. Tujuan utama kami adalah memberikan hiburan bagi warga Tanjungsari dan sekitarnya menjelang libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Ibu Dini.
Sejumlah wahana disediakan untuk pengunjung, di antaranya Kora-Kora, Ombak, Kincir, Balon, Trampolin, serta berbagai permainan anak-anak. Harga tiket wahana ditawarkan mulai di atas Rp10.000.
Selain hiburan, panitia juga menaruh perhatian pada aspek keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Penyelenggara mengimbau pengunjung untuk menjaga kondusivitas dan saling menghormati.
“Kami berharap semua pihak bisa menjaga kondusivitas di lapangan dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.
Festival Putra Pajajaran telah mengantongi izin resmi dari Kepolisian dan dijadwalkan berlangsung mulai 13 Desember hingga 20 Januari. Dalam pelaksanaannya, panitia melibatkan Karang Taruna se-Kecamatan Tanjungsari.
Pelibatan Karang Taruna dilakukan sebagai bentuk pemberdayaan pemuda lokal dalam kegiatan hiburan masyarakat. Panitia berharap festival ini dapat memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dengan konsep hiburan rakyat yang aman, meriah, dan terjangkau, Festival Putra Pajajaran diharapkan menjadi salah satu destinasi favorit warga untuk mengisi liburan akhir tahun di Tanjungsari.**(Jaenal Abidin)











