Menyajikan Fakta, Menghubungkan Warga Sumedang

Setda Diminta Berbenah dan Berinovasi, Target 2026 Jadi Role Model SKPD

Info Sumedang |Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang meminta jajaran Sekretariat Daerah (Setda) segera berbenah dan meningkatkan inovasi agar pada tahun 2026 mampu menjadi role model bagi seluruh SKPD.

Selain itu, Sekda menekankan peningkatan kinerja, disiplin, dan perencanaan sebagai fondasi utama perubahan birokrasi di lingkungan Setda.

Sekda Soroti Disiplin dan Kehadiran Pegawai

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Hj. Tuti Ruswati menyampaikan arahan tersebut saat memimpin apel pagi pasca libur panjang, Senin (29/12/2025).

Dalam kesempatan itu, Sekda mengapresiasi tingkat kehadiran apel pagi yang mencapai hampir 90 persen. Namun demikian, ia meminta pimpinan unit kerja melakukan evaluasi tegas terhadap pegawai yang berulang kali tidak menunjukkan kedisiplinan.

Menurut Sekda, perilaku tidak disiplin dapat memengaruhi kinerja tim secara keseluruhan. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar seluruh pegawai menjaga etos kerja dan tanggung jawab masing-masing.

“Ketidakhadiran yang terus berulang harus kita evaluasi. Disiplin itu menular, begitu juga sebaliknya. Jangan sampai menjadi toksik bagi pegawai yang bekerja dengan baik,” tegasnya.

Kinerja dan Inovasi Setda Dinilai Belum Maksimal

Menjelang akhir tahun 2025, Sekda menyampaikan apresiasi atas kontribusi jajaran Setda selama satu tahun terakhir. Meski begitu, ia menilai Setda belum menunjukkan capaian optimal pada sejumlah indikator strategis.

Secara khusus, Sekda menyoroti kinerja reformasi birokrasi dan inovasi daerah. Di sisi lain, ia menilai Setda seharusnya mampu berada di posisi terdepan karena memiliki struktur organisasi yang lengkap.

“Setda seharusnya menjadi yang paling depan. Pejabatnya lengkap dan strukturnya kuat. Namun, dalam penilaian kinerja dan inovasi, hasilnya belum terlihat. Ini menjadi autokritik bagi kita semua, termasuk saya,” ujarnya.

Target 2026: Setda Wajib Hasilkan Inovasi

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Sumedang menargetkan pengiriman 200 inovasi ke pemerintah pusat. Oleh karena itu, Sekda meminta setiap bagian di Setda menyumbangkan minimal satu inovasi.

Selanjutnya, setiap inovasi harus terverifikasi melalui Sistem Informasi Kompilasi Inovasi Terintegrasi (Si Komplit) yang dikelola Bappeda.

Sekda menjelaskan bahwa inovasi tidak harus berupa gagasan baru sepenuhnya. Sebaliknya, pengembangan sistem, peningkatan fitur layanan, atau penyempurnaan program yang sudah berjalan tetap memenuhi kriteria inovasi.

“Yang terpenting ada eviden, ada SK, ada dokumentasi, dan semua dikerjakan secara serius,” jelasnya.

Disiplin Kerja dan TPP Harus Seimbang

Selain inovasi, Sekda juga menekankan peningkatan disiplin kerja. Mulai tahun 2026, Setda akan menerapkan sistem absensi dengan radius maksimal 50 meter dari kantor.

Sementara itu, pegawai yang melaksanakan tugas dinas tetap wajib melakukan konfirmasi kehadiran dan mengikuti apel pagi.

Dalam hal kesejahteraan, Sekda mengingatkan bahwa Setda merupakan perangkat daerah dengan TPP tertinggi dibandingkan SKPD lain. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pegawai menunjukkan kinerja yang sepadan.

“Kita harus malu jika tunjangan tinggi, tetapi kinerja belum masuk tiga besar,” ujarnya.

Perencanaan Anggaran Diminta Lebih Siap

Terkait tahun anggaran 2026, Sekda meminta para kepala bagian dan asisten terlibat langsung dalam penyusunan DPA, perencanaan pengadaan, serta strategi penyerapan anggaran sejak awal tahun.

Dengan demikian, perencanaan yang matang akan berpengaruh langsung terhadap penilaian kinerja dan besaran TPP yang diterima.

Setda Didorong Jadi Role Model SKPD

Menutup arahannya, Sekda mengajak seluruh jajaran Setda menyongsong tahun 2026 dengan semangat perubahan, kolaborasi, dan inovasi.

Pada akhirnya, Sekda berharap Setda mampu tampil sebagai birokrasi yang tertata, profesional, dan berintegritas.

“Jadikan Setda lembaga yang paling terdepan dan menjadi role model bagi SKPD lain. Dari birokrasi yang kuat, kita bisa menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan berpihak kepada rakyat,” pungkasnya.(Dhs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PETIR800 LOGIN PETIR800 Insight Komunitas Digital Terkait Keunikan Mahjong Wins 3.html5 Mahjong Ways Dan Strategi Santai Yang Banyak Dibicarakan.html5 Rangkuman Tren Harian Seputar Mahjong Wins 3 2026.html5 Temuan Pemain Online Terhadap Ritme Mahjong Ways Terbaru.html5 Mahjong Wins 3 Kembali Ramai Dibahas Di Media Sosial.html5 Laporan Komunitas Online Tentang Popularitas Mahjong Ways.html5 Tren Terbaru Pemain Digital Bahas Mahjong Wins 3.html5 Analisa Ringan Soal Pola Mahjong Ways Yang Sering Muncul.html5 Mahjong Wins 3 Dinilai Punya Visual Yang Bikin Penasaran.html5 Insight Pemain Indonesia Terhadap Popularitas Mahjong Wins 3 Temuan Harian Komunitas Online Seputar Mahjong Ways Rangkuman Tren Digital 2026 Tentang Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Dan Strategi Santai Yang Banyak Dicari Mahjong Wins 3 Disebut Punya Fitur Visual Paling Menarik Analisa Komunitas Soal Ritme Mahjong Ways Yang Viral Mahjong Wins 3 Kembali Ramai Dibicarakan Di Forum Digital Laporan Ringan Pemain Malam Hari Tentang Mahjong Ways Pemain Online Bahas Keunikan Mahjong Wins 3 Terbaru Strategi Santai Komunitas Online Menikmati Mahjong Wins 3 Mahjong Ways Jadi Tren Baru Hiburan Digital Anak Muda Mahjong Ways Dan Pola Yang Sering Dibahas Di Forum Online Mahjong Ways Dinilai Punya Visual Yang Menghibur Pemain Rangkuman Tren Terbaru Seputar Mahjong Wins 3 2026 Laporan Komunitas Digital Soal Popularitas Mahjong Wins 3 Mahjong Wins 3 Kembali Viral Di Media Sosial Anak Muda Temuan Pemain Online Terkait Fitur Unik Mahjong Ways Mahjong Ways Jadi Topik Viral Di Komunitas Online 2026.html5 Analisa Ringan Soal Ritme Mahjong Ways Malam Hari Mahjong Ways Jadi Pembahasan Hangat Komunitas Online 2026 Tren Terbaru Pemain Digital Bahas Mahjong Wins 3