Infosumedang.com – Kolaborasi Incu Buyut Peduli Djtinangor (Ibu Djati), Komunitas Swarabuana dan Sosiologi Unpad gelar Simposium di Saung Budaya Sunda (Sabusu) Djatinangor Sumedang.
Acara yang berlangsung pada, Minggu (11/01/ 2026) ini, dihadiri berbagai komunitas dan kalangan yang peduli akan lingkungan kebudayaan yang membahas pentingnya menjaga, membangun dan mematangkan arah dalam mengolah dan membuka pembelajaran melalui dialog serta pertemuan yang dapat membuka ruang bagi semua dalam memperkokoh budaya Nusantara.
Seperti yang diungkap salah satu pencetus acara ini, Bpk Wahyu Gunawan, kalau Simposium ini merupakan perspektip dalam membangun jejaring kehidupan di Nusantara.

“Kita duduk bersama untuk berbagi ide dan gagasan dalam mematangkan arah sebagai pembuka pembelajaran dalam memberi ruang bagi semua dalam konteks budaya Nusantara dan budaya Sunda,” ungkapnya.
Sementara dalam pembahasan dari berbagai narasumber kalau Djatinangor mempunyai peran khas dalam hal ini karena Jatinangor merupakah wilayah transisi dengan banyaknya mahasiswa yang berdatangan di seluruh nusantara.
Djatinangor Ibarat pohon budaya yang merupakan batang dan akarnya yang harus kokoh dengan keberagaman budaya yang berdatangan melalui mahasiswa se-Indonesia ke Djatinangor yang di ibaratkan ranting atau daunnya dan Sabusu sebagai ibunya
Akhirnya tercetuslah ide Simposium ini untuk membuat satu gerakan budaya dengan duduk bersama dalam mengolah & mematangkan arah sebahai pembelajaran, kebersamaan dan memberi ruang bagi semua dalam situasi ini berdialog dan berbagi ide











