Beranda / Pemerintahan / Tangki Biogas Limbah Tahu Rusak, Pemkab Sumedang dan Menteri PKP Janji Perbaiki Cepat

Tangki Biogas Limbah Tahu Rusak, Pemkab Sumedang dan Menteri PKP Janji Perbaiki Cepat

Info Sumedang – Pemerintah Kabupaten Sumedang segera memperbaiki instalasi pengelolaan air limbah anaerobik limbah tahu di Giriharja, Desa Kebonjati, Kecamatan Sumedang Utara, yang mengalami kerusakan sejak tahun 2025. Salah satu tangki penyumbat menyebabkan biogas tidak dapat mengalir ke 89 rumah warga di sekitar kaki Gunung Kacapi.

Kepastian perbaikan itu disampaikan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait serta Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman dalam kunjungan ke lokasi, Minggu (5/7/2026).

“Kami akan berkoordinasi dengan BRIN dan akan meluangkan waktunya di perubahan APBD untuk memperbaiki, serta menggandeng CSR Bank BJB,” ujar Bupati Dony.

Baca Juga :Kuota BSPS Sumedang 2026 Melonjak Jadi 2.060 Unit, Menteri PKP Tinjau Langsung

Instalasi tersebut dibangun pada tahun 2013 melalui kerja sama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang kini menjadi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan Nanyang Technological University, Singapura, dan rampung pada tahun 2018. Namun, salah satu tangki mengalami penyumbatan sehingga tidak mampu lagi menghasilkan biogas untuk menyalakan kompor warga.

Padahal, di kampung sentra pabrik tahu kuning ini, biogas hasil pengolahan limbah cair menjadi energi alternatif yang jauh lebih murah dibandingkan gas elpiji. Selama ini, gas tersebut dialirkan langsung ke puluhan rumah di wilayah tersebut.

Menanggapi kondisi itu, Menteri PKP Maruarar Sirait berjanji akan memfasilitasi koordinasi dengan BRIN agar perbaikan tangki dapat segera dilakukan. Ia menekankan pentingnya kecepatan penanganan agar limbah cair tahu tidak mencemari lingkungan sekitar.

“Tangani cepat, jangan berlama-lama. Nanti limbahnya bisa mencemari lingkungan kalau alatnya ada yang rusak. Kami akan koordinasi dengan BRIN,” tegas Maruarar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *